Organisasi Profesi Guru

Presiden Jokowi memberi hormat kepada Guru-Guru se Indonesia.

Tema Gambar Slide 2

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Tema Gambar Slide 3

Deskripsi gambar slide bisa dituliskan disini dengan beberapa kalimat yang menggambarkan gambar slide yang anda pasang, edit slide ini melalui edit HTML template.

Kamis, 05 November 2020

Macam-macam Topologi Jaringan

 Pengertian Topologi Jaringan

Topologi jaringan adalah suatu bentuk struktur jaringan yang dibangun/diinstalasi sesuai dengan kebutuhan dan digunakan untuk menghubungkan antara komputer satu dengan komputer yang lainnya menggunakan media kabel ataupun media wireless.

Topologi jaringan adalah sebuah desain jaringan komputer yang akan di bentuk  serta menggambarkan bagaimana komputer dalam jaringan tersebut bisa saling terhubung satu sama lain. Untuk membangun jaringan komputer baik yang berskala kecil atau besar, terlebih dahulu kita harus merancang topologinya.


Macam-Macam Topologi Jaringan

Berikut ini terdapat beberapa macam-macam topologi jaringan, terdiri atas:


1. Topologi Ring (Cincin)

Topologi Ring

Topologi Ring merupakan topologi yang menghubungkan antar PC dengan PC yang lain tanpa  menggunkan HUB / switch. Dalam proses instalasi hanya menggunakan LAN Card yang tersedia dalam PC.Untuk membentuk jaringan cincin, setiap sentral harus dihubungkan seri satu dengan yang lain dan hubungan ini akan membentuk loop tertutup. Dalam sistem ini setiap sentral  harus dirancang  agar  dapat  berinteraksi  dengan  sentral  yang berdekatan maupun berjauhan. Dengan demikian kemampuan melakukan switching keberbagai arah sentral.

Ciri-Ciri Topologi Ring

  1. Node-node dihubungkansecaraserialdisepanjangkabel, denganbentukjaringan seperti lingkaran.
  2. Problem yang dihadapi sama dengan topologi bus, yaitu: jika salah satu node rusak maka seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  3. Tipe kabel yang digunakan biasanya kabel UTP dan Konektor RJ 45.

Kelebihan Topologi Ring
  • Dapat melayani aliran lalulintas data yang padat
  • Aliran data mengalir lebih cepat karena dapat melayani data dari kiri atau kanandari server
  • Trasmisi data yang relatif sederhana seperti perjalanan paket data dalam satu arah saja.

Kekurangan Topologi Ring
  • Kerusakan pada salah satu media pengirim/terminal dapat melumpuhkan kerja seluruh jaringan
  • Paket data harus melewati setiap komputer antara pengirim dan penerima, sehingga menjadi lebih lambat
  • Pengembangan jaringan menjadi lebih kaku karena penambahan terminal atau node menjadi lebih sulit bila port sudah habis.

2. Topologi Bus

Topologi Bus

Topologi Bus merupakan sebuah topologi yang menggunakan kabel tunggal sebagai media transmisinya atau kabel pusat tempat dimana seluruh client dan server dihubungkan. Sehingga komputer atau jaringan lain dapat dengan mudah dihubungkan satu sama lain.

Ciri-Ciri Topologi Bus

  1. Node-node dihubungkan secara serial sepanjang kabel, dan pada kedua ujung kabel ditutup dengan terminator.
  2. Sangat sederhana dalam instalasi.
  3. Sangat ekonomis dalam biaya.
  4. Paket‐paket data saling bersimpangan pada suatu kabel.
  5. Tidak diperlukan hub, yang banyak diperlukan adalah Tconnector pada setiap ethernet card.
  6. Problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak,maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.

Kelebihan :

  • Layout kabel sederhana sehingga instalasi relatif lebih mudah
  • Kerusakan satu komputer client tidak akan mempengaruhi komunikasi antar client lainnya
  • Hemat kabel sehingga biaya instalasi relatif lebih murah
  • Penambahan dan pengurangan terminal dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi berjalan.

Kekurangan :
  • Jika kabel utama atau backbone putus maka komunikasi gagal
  • Bola kabel utama sangat panjang maka pencarian ganggu menjadi sulit
  • Kemungkinan akan terjadi tabrakan data (data collision) apabila banyak client yang mengirim pesan dan akan menurukan kecepatan komunikasi
  • Keamanan data kurang terjamin
  • Diperlukan repeater untuk jarak jauh.

3. Topologi Star

Topologi Star

Topologi  star  atau  kita  sering  menyebutnya  topologi  bintang adalah sebuah topologi jaringan yang menggunakan switch / hub untuk menghubungkan antar node client. Topologi star merupakan topologi yang sering digunakan untuk instalasi jaringan pada umumnya.Dalam topologi jaringan star, salah satu sentral dibuat sebagai sentral pusat. Sistem ini mempunyai tingkat kerumitan jaringan yang lebih sederhana sehingga  system menjadi lebih ekonomis, tetapi beban yang dipikul sentral pusat cukup berat. Dengan demikian kemungkinan tingkat kerusakan atau gangguan dari sentral lebih besar.

Ciri-Ciri Topologi Star

  1. Setiap node berkomunikasi langsung dengan konsentrator (HUB)
  2. Bila  setiap  paket  data  yang  masuk  ke  consentrator (HUB)  kemudian  di broadcast keseluruh node yang terhubung sangat banyak (misalnya memakai hub 32 port), maka kinerja jaringan akan semakin turun.
  3. Sangat mudah dikembangkan problem yang sering terjadi adalah jika salah satu node rusak, maka jaringan keseluruhan dapat down, sehingga seluruh node tidak bisa berkomunikasi dalam jaringan tersebut.
  4. Jika salah satu ethernet card rusak, atau salah satu kabel pada terminal putus, maka keseluruhhan jaringan masih tetap bisa berkomunikasi atau tidak terjadi down pada jaringan keseluruhan tersebut.
  5. Tipe kabel yang digunakan biasanya jenis UTP.

Kelebihan

  • Tingkat keamanan yang cukup baik.
  • Bersifat fleksibel / mudah dalam hal instalasi.
  • Proses pertukaran data yang tidak terlalu rumit.
  • Mudah  dalam  hal  trobel  shooting  jaringan  karena  satu client  menggunakan  satu  jalur akses.
  • Mudah untuk penambahan dan pengurangan komputer client.
  • Apabila  satu  komputer  yang  mengalami  kerusakan  dalam jaringan  maka  computer tersebut tidak akan membuat mati seluruh jaringan star.
  • Kita dapat menggunakan beberapa tipe kabel di dalam jaringan yang sama dengan hub yang dapat mengakomodasi tipe kabel yang berbeda.

Kekurangan

  1. Jika switch / hub titik pusat rusak maka seluruh jaringan akan down.
  2. Jika  terlalu  banyak  pengguna  maka  lalu  lintas  akan semakin  padat  dan  membuat jaringan menjadi lambat.
  3. Dalam proses instalasi memboroskan banyak kabel.
  4. Boros kabel maka akan secara otomatis memakan biaya yang cukup banyak.
  5. Jika port dalam HUB / swicth salah satu rusak maka tidak dapat  dipergunakan, bahkan dalam jangka panjang akan merusak port – port yang lain.

4. Topologi Mesh

Topologi Mesh

Topologi jaringan ini menerapkan hubungan antar sentral secara penuh. Jumlah saluran harus disediakan untuk membentuk jaringan Mesh adalahjumlah sentral dikurangi 1 (n-1, n = jumlah sentral). Tingkat kerumitan jaringan  sebanding dengan meningkatnya  jumlah  sentral  yang  terpasang. Dengan demikian disamping  kurang ekonomis juga relatif mahal dalam pengoperasiannya.

Ciri-Ciri Topologi Mesh

Topologi mesh memiliki hubungan yang berlebihan antara peralatan‐peralatan yang ada. Susunannya pada setiap peralatan yang ada didalam jaringan saling terhubung satu sama lain. Jika jumlah peralatan yang terhubung sangat banyak, maka akan sulit untuk dikendalikan. Memiliki tingkat redundancy yang tinggi, sehingga jika terdapat satu link yang rusak maka suatu station dapat mencari link yang lainnya.


Kelebihan

  1. Jalur pengiriman data yang digunakan cukup banyak.
  2. Tidak berebut jalur pada saat proses pengiriman data.
  3. Bandwidth yang cukup lebar.
  4. Teknik security yang baik pada topologi ini.
  5. Mempunyai jalur cadangan untuk dilewati beberapa paket data.

Kekurangan

  • Saat proses instalasi sangat membutuhkan banyak kabel karena jalur yang digunakan sangat banyak.
  • Menjadikan tempat instalasi sangat sempit dan terkesan tidak rapi.
  • Proses instalasi jaringan yang cukup rumit karena harus menyambungkan jalur satu per satu antar komputer.
  • Memakan biaya instalasi yang mahal karena membutuhkan banyak kabel.

5. Topologi Tree

Topologi Tree

Topologi Tree adalah kombinasi dari beberapa topologi star yang menghubungkannya dengan topologi bus, sehingga setiap topologi star akan terhubung ke topologi bintang lain menggunakan topologi bus, biasanya dalam topologi ini ada beberapa tingkatan jaringan, dan jaringan pada tingkat yang lebih tinggi dapat mengontrol jaringan yang berada pada tingkat yang lebih rendah.


Ciri-Ciri Topologi Tree

  1. Dihubungkan melalui sub node dalam satu central node.
  2. Mensupport baseband maupun broadband signaling.
  3. Sedikit rumit dan perlu instalasi yang khusus.

Kelebihan

  • Merupakanjaringanyangbesarsehinggadapatmengelompokaanantarasatu topologi dengan topologi yang lainnya.
  • Keamanan yang sangat terhandel.

Kekurangan

  1. Proses instalasi yang rumit.
  2. Troubleshooting yang tidak mudah karena mencakup jaringan yang besar.
  3. Biaya instalasi yang mahal.
  4. Kinerja jaringan akan menjadi lambat karena user pengguna semakin banyak.

6. Topologi Linier (Topologi Runtut)

Topologi Linier

Biasa disebut sebagai topologi bus beruntut, tata letak jenis ini adalah tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik koneksi komputer yang terhubung ke konektor yang disebut Connector-T dan pada akhirnya harus diakhiri dengan terminator. Konektor BNC digunakan berjenis British Naval Connector: Konektor Maritime Inggris, sebenarnya BNC nama konektor bukan nama kabel, kabel yang digunakan adalah RG 58 (thinnet kabel coaxial).


Pemasangan topologi bus beruntut sangat sederhana dan murah tetapi hanya bisa terdiri dari 5-7 komputer.

  1. Konektor kabel BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke konektor-T.
  2. Konektor -T BNC digunakan untuk menghubungkan kabel ke komputer.
  3. Konektor BNC tabung (konektor barrel BNC) digunakan untuk menghubungkan dua kabel BNC.
  4. BNC terminator digunakan ntuk menandai akhir dari topologi bus.

Keuntungan

  • Menyimpan kabel
  • Tata letak kabel sederhana
  • Mudah dikembangkan
  • Tidak perlu pusat kontrol
  • Penambahan atau pengurangan terminator dapat dilakukan tanpa mengganggu operasi yang berjalan

Kelemahan

  1. Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
  2. Kepadatan lalu lintas tinggi
  3. Keamanan data kurang dapat diandalkan
  4. Kecepatan akan menurun bila jumlah pengguna meningkat
  5. Repeater diperlukan (repeater) untuk jarak jauh.

7. Topologi Hybrid

Topologi Hybrid

Kombinasi dari dua atau lebih topologi yang berbeda untuk membuat topologi hybrid. Ketika topologi dasar yang berbeda yang terhubung satu sama lain, mereka tidak menampilkan karakteristik dari setiap satu topologi tertentu. Ini adalah ketika menjadi topologi hybrid.


Kelebihan

  1. Fleksibilitas
  2. Menambahkan koneksi perangkat lainnya adalah mudah, karena node dan / atau peripheral baru dapat dihubungkan ke topologi dan topologi dapat dihubungkan dengan topologi hybrid kata dengan mudah.

Kekurangan

  • Pengelolaan sulit
  • Biaya mahal dibandingkan dengan topologi lainnya
  • Instalasi dan konfigurasi topologi sulit

8. Topologi Broadcast

Topologi Broadcast

Topologi Broadcast adalah type pertama dari topologi logic komputer. Secara sederhana dapat digambarkan yaitu suatu host yang mengirimkan data kepada seluruh host lain pada media jaringan.


9. Topologi Hirarki

Topologi Hirarki

Bentuknya seperti pohon bercabang dari komputer host  yang di hubungkan ke switch dengan simpul lain atau node secara bertahap, tingkat yang lebih tinggi berfungsi sebagai pengetur kerja jenjang di bawahnya, topologi ini biasanya digunakan oleh perusahaan besar atau organisasi besar yang memiliki beberapa cabang lokal, sehingga data dari pusat bisa didistribusikan ke cabang atau sebaliknya.


Kelebihan

  1. Sentralisasi data hirarkis sehingga pengelolaan data yang lebih baik dan lebih mudah
  2. Controlled; Mudah berkembang menjadi jaringan yang lebih luas;

Kekurangan

  • Komputer bawahnya tidak bisa dioprasikan jika kabel pada komputer tingkat atas terputus
  • Mungkin ada tabrakan berkas (tabrakan)

10. Topologi Peer to Peer

Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer merupakan topologi yang sangat sederhana dikarenakan hanya menggunakan 2 buah komputer untuk saling terhubung.


Pada topologi ini biasanya menggunakan satu kabel yang menghubungkan antar komputer untuk proses pertukaran data.


Kelebihan Topologi Peer to Peer

  1. Biaya yang dibutuhkan sangat murah.
  2. Masing-masing komputer dapat berperan sebagai client maupun server.
  3. Instalasi jaringan yang cukup mudah.

Kekurangan Topologi Peer to Peer

  • Keamanan pada topologi jenis ini bisa dibilang sangat rentan.
  • Sulit dikembangkan.
  • Sistem keamanan di konfigurasi oleh masing-masing pengguna.Troubleshooting jaringan bisa dibilang rumit.

11. Topologi Token Passing

Topologi Token Passing

Mengatur  pengiriman  data  pada  host  melalui  media  dengan menggunakan  token yang secara teratur berputar pada  seluruh host.  Host  hanya  dapat  mengirimkan data hanya jika host tersebut memiliki token. Dengan token ini, collision  atau tabrakandata bisa dicegah.

Sumber:

https://www.dosenpendidikan.co.id/topologi-jaringan/

Macam-macam Jaringan Komputer

Pengertian Jaringan Komputer

Jaringan komputer adalah suatu sistem yang terdiri dari dua komputer atau lebih, yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya melalui media transmisi atau media komunikasi sehingga bisa saling berbagi aplikasi, data ataupun berbagi hardware komputer.   

Istilah jaringan komputer juga bisa diartikan sebagai suatu kumpulan beberapa terminal komunikasi yang terdiri atas dua komputer atau lebih yang saling terhubung. Tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah supaya data atau informasi yang dibawa oleh transmitter (pengirim) bisa sampai kepada receiver (penerima) dengan tepat, cepat dan akurat.

Dengan adanya jaringan komputer, penggunanya dapat berkomunikasi satu sama lain dengan mudah. Selain itu, peran dari jaringan komputer ini sangat dibutuhkan untuk mengintegrasi data antar komputer-komputer client sehingga dapat memperoleh suatu data yang relevan.

          Macam-macam Jaringan Komputer

Macam-macam jaringan komputer sendiri terbagi atas 4 kelompok. Berikut 4 kelompok jaringan komputer:

1. Berdasarkan Jangkauan Geografis

- LAN (Local Area Network)

Local Area Network disingkat LAN, merupakan jaringan komputer yang hanya mencakup area atau wilayah yang kecil saja. Biasanya digunakan pada jaringan di warnet, kantor, atau sekolah.

- MAN (Metropolitan Area Network)

Metropolitan Area Network atau MAN adalah jaringan komputer dalam satu kota atau antar kota tertentu dengan kecepatan transfer data yang tinggi. Jaringan komputer ini menghubungkan berbagai lokasi seperti perkantoran, kampus, pemerintahan, dan lain-lain.

- WAN (Wide Area Network)

Wide Area Network atau disingkat WAN adalah suatu jenis jaringan komputer yang sangat luas, mencakup negara dan benua. Media transmisi yang biasa digunakan dalam jaringan WAN adalah kabel bawah laut dan satelit.

2. Berdasarkan Media Transmisi Data

- Jaringan Komputer Berkabel (Wired Network) 

Wired Network adalah jenis jaringan komputer yang menggunakan kabel sebagai media transmisi datanya. Kabel tersebut digunakan untuk menghubungkan komputer dengan komputer lainnya agar komputer-komputer tersebut dapat saling bertukar data maupun terhubung dengan internet.

- Jaringan Komputer Nirkabel (Wireless Network)

Berbeda dengan wired network, wireless network tidak menggunakan kabel sebagai media transmisinya. Pertukaran informasi/data antar komputer menggunakan gelombang elektromagnetik.

3. Berdasarkan Distribusi Sumber Data/Informasi

- Jaringan Terpusat

Jaringan komputer terpusat adalah jenis jaringan komputer yang terdiri dari satu komputer induk dan satu atau lebih komputer terminal. Komputer induk berfungsi sebagai sumber data yang dibutuhkan oleh komputer terminal.

Komputer induk inilah yang menyimpan semua data-data maupun program aplikasi untuk kemudian didistribusikan ke komputer terminal. Sedangkan komputer terminal itu sendiri biasanya hanya berfungsi untuk menjadi perantara pengguna untuk mengakses komputer induk.

- Jaringan Terdistribusi

Jaringan komputer terdistribusi merupakan jenis jaringan komputer yang terdiri dari beberapa komputer induk. Berbeda dengan jaringan terpusat, pada jaringan terdistibusi, semua host yang terhubung pada jaringan ini bisa berperan sebagai komputer induk sebagaimana peran komputer induk dalam jaringan terpusat. Artinya, distribusi data yang terjadi pada jaringan komputer jenis ini tidak hanya dari satu komputer induk (server).

4. Berdasarkan Peranan dan Hubungan Tiap Komputer dalam Memproses Data 

 - Jaringan Client-Server

Jaringan ini terdiri dari satu atau lebih komputer yang bertindak sebagai server dan beberapa komputer yang berperan sebagai client. Umumnya yang bertindak sebagai server hanya satu komputer dan komputer yang lainnya berperan sebagai client. Komputer server berperan sebagai penyedia sumber daya atau data, sedangkan komputer client menggunakan sumber daya atau data yang disediakan oleh komputer server tersebut. 

- Jaringan Peer to Peer

Pada jaringan ini jenis ini, masing-masing komputer, baik komputer client maupun komputer server mempunyai peran dan kedudukan yang sama. Dengan kata lain, komputer server dapat menjadi komputer client, dan sebaliknya, komputer client pun dapat menjadi komputer server. 

         Sumber: 
         https://www.liputan6.com/tekno/read/3871482/9-macam-macam-jaringan-komputer-dan-fungsinya-sesuai-aspek-penggunaan 

Pengalaman Belajar Selama Pandemi Covid 19

Bismillah  Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh kawan-kawan , perkenalkan nama saya Nabilla Prihatin, sekarang saya kelas 9 dan s...